Faktor Lingkungan (Klorida dan Sulfat)

INFORMASI UMUM

Faktor Lingkungan (Klorida dan Sulfat)

Ion klorida (Cl-) dapat bersumber dari pencairan garam atau dari air laut. Ion tersebut dapat mengakibatkan lapisan pasif hancur. Dalam air tanah, reaksi pada magnesium sulfat (MgSO₄) dapat berakibat lebih merusak dibandingkan reaksi ion klorida.

Magnesium sulfat bereaksi dengan tricalcium aluminate dan kalsium hidroksida membentuk tricalcium sulphoaluminate, kalsium sulfat, dan magnesium hidroksida. Reaksi ini menghasilkan nilai pH rendah pada larutan air yang mengakibatkan kalsium silikat dalam pasta semen dan steel terurai serta melepaskan lebih banyak kalsium hidroksida. Kalsium hidroksida ini akan terus bereaksi dengan magnesium sulfat (sepanjang masih tetap ada) sampai struktur terurai keseluruhan menjadi lemah dan berongga.

KENDALA

permasalahan utama

Di lingkungan pantai dengan kandungan klorida dan sulfat yang tinggi dapat terjadi reaksi kimia. Reaksi ini kemudian meresap ke dalam struktur bangunan dan mengikis steel maupun beton sehingga menyebabkan kerusakan.

SOLUSI

Solusi Kami

  • Melakukan pembersihan korosi dengan metode grinding/wet blasting untuk pile steel. Setelah itu dilakukan dilakukan pelapisan anti-karat dengan menggunakan rush converter, pemasangan FRP untuk protection dan strengthening (untuk area air laut menggunakan GFRP/Jenis E Glass dan Tyfo SW), serta pelapisan top coating UV protection.
  • Melakukan repair permukaan beton (injection/patching/grouting), pemasangan FRP untuk protection dan strengthening (untuk area air laut menggunakan GFRP/Jenis E Glass dan tyfo SW), serta pelapisan top coating UV protection.

SERTIFIKASI

SERTIFIKASI KAMI

Kami telah mengerjakan berbagai proyek perkuatan infrastruktur. Dengan produk Fyfe Indonesia, beragam tantangan telah terlalui dengan baik.

Studi kasus

Diskusikan proyek anda bersama kami